Awalnya dulu diajak ortu ke pameran tanaman di Lapangan Banteng, Jakarta. Kepincut sama tanaman berduri dipot kecil. Ini tanaman kok lucu-lucu amat ya. Karena sering baca ensiklopedia yang dibeliin Ibu, sudah tau itu kaktus. Tapi tetep aja, sebagai bocah gak menyangka kalau kaktus bisa dimasukin di pot yang kecil-kecil. Akhirnya merengeklah minta dibeliin kaktus. Bocah aneh ya, minta jajan kok kaktus? Hahaha... 

Setelah dapat kaktus pertama, merambah kemana-mana. Lalu dibeliin sukulen jenis hawortia. Teman dekat tahu kalau saya seneng kaktus, lalu dibeliin pacypodium. Dua tahun merawat mereka, semuanya bertumbuh makin besar. Padahal malas menyiram. Si elongata kuning dan merah makin panjang. Hawortia berbunga, dan pacypodium tumbuh dari 10 cm jadi 50 cm.

Karena SMA sekolah yang berasrama, terpaksa semua tanaman ditinggal di rumah. Ternyata jiwa gila tanaman kaktus orang-orang di rumah gak ada yang segila saya. Semua tanaman kaktus modiyas alias mati. Kecuali pacypodium yang makin tinggi. Menjelang saya lulus SMA, si pacypodium mencapai tinggi hampir 1 meter. Tapi setelah itu mati karena tidak pernah di repotting.

Waktu kuliah, hobi kaktus terhenti juga karena saya tinggal di kos. Gak memungkinkan buat punya banyak taneman di tempat kos. Baru setelah menikah, ternyata istri suka kaktus. Akhirnya saya mulai lagi hobi ngumpulin kaktus. Awalnya sedikit. Lama-lama dikomplain istri karena kebanyakan. Sudah beli rak, tapi tetep nambah terus. Ok, saatnya nambah green house.

Di blog ini, saya akan spill beberapa koleksi saya. Blog ini bukan ajang pamer ya... ini sekedar buat jadi catetan tentang hobi saya. Syukur-syukur bisa nemuin temen sehobi.

Selamat baca-baca.